Senin, 23 Desember 2013

Perang Hibrida / Hybrid War

Pendapat para pakar tentang Perang :

Napoleon Bonaparte (abad XVIII)
Perang masa depan adlh perang total, mengerahkan semua kekuatan Nas yakni Kekuatan Ipoleksosbud utk pertahanan keamanan & menduduki negara lain.

Von Clausewitz dlm buku On War
Perang merupakan kelanjutan politik negara dlm bentuk lain”. “War should be the politics of last resort when we go to war ,we should have a purpose that our people understandand support,we should mobilize the countrys resources to full fill that mission and then go in to win (General Colin Powell)

Apa itu Perang Hibrida ?
Istilah Hibrida intinya adlh gabungan dari beberapa hal berbeda, shg scr sederhana Perang Hibrida adlh penggabungan beberapa jenis perang yg meliputi perang konvensional & inkonvensional.
Perang Hibrida
Adlh trend ancaman masa kini, yg memiliki karakteristik yg mencampur adukkan b`bagai aspek peperangan, mulai dari aspek pelaku (state actor, non state actor), sistem & metoda, penguasaan teknologi komunikasi dan informasi dgn spektrum yg luas termasuk media cyber, memanfaatkan aspek ideologi, politik, keamanan, teknologi, hukum & lingk hidup

Ciri-ciri Perang Hibrida :
ØKekuatan kecil/lemah melawan kekuatan besar/kuat.
ØTerdiri dari dua elemen perang atau lebih (simetris & asimetris).
ØWaktu tdk terduga & tdk terbatas (jangka panjang).
ØAktor : negara/non negara.
ØSasaran : fisik & non fisik.
ØBerdampak pada semua aspek kehidupan (geo, demo & konsos).
ØTanpa deklarasi (declare).
ØTdk mengenal front.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar